My Picture

My Picture
Sillent

Jumat, 05 Februari 2010

TRAGEDI ANAK KOS-AN “GARA-GARA SUBSIDI”

Kepalaku makin pening
Mendengar harga BBM makin melengking
Pikiranku bertambah kacau
Bila harga supermi tak lagi terjangkau
Badanku tambah tak terurus
Kalau harga sabun mandi melebihi nilai kurs
Bau keringat makin lekat tercium
Gara-gara tak mampu lagi membeli parfum
Andai BBM tak lagi disubsidi
Akankah mampu terbeli semua kebutuhan sehari-hari
Bahkan semua terasa tak terjangkau lagi
Berharap itu hanya mimpi
Tapi…
Apa yang sebenarnya terjadi?
Aku tak tahu lagi
Harga BBM boleh saja naik empat puluh persen
Asalkan buat mereka yang naik Beby Bend
Biar anak kos-an bisa tetap rasakan murahnya pendidikan
Serta nikmatnya layanan kesehatan
Bukannya aku hanya mencari gratisan
Hanya saja aku inginkan keadilan
Agar orang melarat juga bisa menikmati fasilitas para konglomerat
Jangan malah aku dibilang orang tak mau usaha
Karena hanya mencari belaskasihan semata
Bukan…
Anak kos-an juga manusia
Aku belajar jadi rakyat jelata
Karena tiap bulan jatah pun masih disubsidi orang tua
Aku belajar untuk bisa mandiri
Agar kelak bisa membangun negeri ini
Tanpa harus merampok uang setoran masyarakat
Yang kalian namakan dengan bahasa pajak


6 Desember 2004
Fokus INDOSIAR, Prediksi BBM naik lagi Januari 2005

Tidak ada komentar:

Posting Komentar