Masih mampukah kakimu
Menopang sajak penglipur
Memberi jejak di atas tanah berlumpur
Mendendangkan lagu merdu
Ditutupi kain perdu
Masih mampukan tanganmu
Menunda puisi talibun
Mengepakkan jemari di atas air tambun
Mengemas syair nyayian sendu
Dibingkai selendang biru
Mampukan kita
Membangunkan mayat-mayat saudara
Tanpa linangan air mata
Mampukah kita
Menyurutkan duka
Mengentaskan trauma
Merindangkan nestapa
Dari beceknya tanahku
Sanggupkan kita
Meluluhkan kepedihan
Meninggalkan raut kehilangan
Merelakan kematian
Dari beceknya tanahku
Sanggupkah kita
Terhempas bebas mengarungi separuh bumi
Memenuhi mimpi abadi
Mengikuti panggilan ilahi
31 Desember 2005
Liputan pasca tsunami
Tidak ada komentar:
Posting Komentar