My Picture

My Picture
Sillent

Rabu, 05 Oktober 2016

DEBU KALBU

Tak Ada Yang Mampu Berdiri Di Sisiku
Tak Seperti Badai Kemarin Itu
Yang Begitu Kokoh Menemaniku
Berdesakan dalam kerumunan kalbu

Tak Ada Yang Bisa Mengiringi Langkahku
Tak Seperti Kemarau Yang Dulu Itu
Sangat Setia Mendampingi Seraya Menguntai Senyum Sipu

Tak Ada Yang Sanggup Merangkul Pundakku
Tak Seperti Tsunami Tempo Hari
Sangat Lekat Bergelayut Begitu Dekat dan Hangat
Hampir Tak Ada Jarak

Seluruh Jiwa Terbakar Bersama Asa
Kemudian Tinggal Mengulum Debu Cita-cita
Meninggalkan Cerita dalam Perih Di Setiap Doa
Membiarkan Kepingan Hati Terburai
Pada Tepian Bibir Pantai 
Terombang-ambing dan Kadang Terdampar
Lalu Hilang DiTelan Ombak