Aku tertawan oleh pandangan
Merayu dan mendayu untuk berlagu
Merambati hati hinggapi kalbu
Entah...
Apakah ini sementara atau untuk selamanya
Mungkin ini mimpi yang akan hantarkan realita
Berjumpa kembali kelak di surga
atau menyatu padu di alam fana
Aku masih tetap di sini
Menemanimu hadir dalam hati
Tak ada yang mendengar dengan terang
Tak ada yang mampu menerawang
Engkau pun menunggu di sana
Mendekap asa terdalam
Tak ada yang sanggup menyelami
Tak ada yang mampu memahami
Ketika semua harus terpendam dalam hati
Ketika semua itu datang lalu pergi
Kemudian kembali dalam restu ilahi
Engkau dan aku pun terbius sepi
My Picture
Sillent
Sabtu, 24 September 2016
Selasa, 13 September 2016
DI DEKATMU KEBAHAGIAANKU
Saat jazad fana berjarak waktu
kita telah ciptakan ruang rindu
Saat pikiran hanya mampu berimajinasi
kita telah satukan dua hati
Saat jarak dan waktu tak merindu lagi
Saat imajinasi tak lagi berhati
kita telah menyatu dalam restu ilahi
berkelana sambangi surgawi
kita telah ciptakan ruang rindu
Saat pikiran hanya mampu berimajinasi
kita telah satukan dua hati
Saat jarak dan waktu tak merindu lagi
Saat imajinasi tak lagi berhati
kita telah menyatu dalam restu ilahi
berkelana sambangi surgawi
Langganan:
Postingan (Atom)