My Picture

My Picture
Sillent

Jumat, 05 Februari 2010

PAHLAWAN-PAHLAWAN KARBITAN

Tertimbun dibawah cakar-cakar kaki langit
Tergolek bersandingkan batu mahkota
Menjala birunya permata
Melewatkan tangisan klasik

Manusia pinggiran ibu kota
Tertindih beban dunia
Meretas senyum dari tubuh mungilnya
Coba pamer kedigdayaan si pembajak sawah
Menantang otot pabrik dengan cangkul dan kerbaunya
Di atas segel-segel ijasah rendah
Ingin membatukan hasil karya pahatan mesin
Mengendus sampah produksi
Menghisap cerobong-cerobong asap
Demi menambah pundi-pundi ekonomi

Demi kesetiaan akan perubahan jaman
Menggadaikan padi yang masih hijau setengah ranum
Menyerahkan mudanya dalam perkosaan peluh dan penindasan
Leher panjang menahan lapar dahaga
Melongok tuntutan atas dirajamnya kekayaan
Tubuh mungil yang mencoba membobol angkuhnya benteng ibu kota
Yang terus melebarkan sayap penghancuran
Mencatat raut muda dalam sejarah pembukuan
Agenda-agenda generasi penerus bangsa dan penghasil devisa
Berjuang demi cita-cita orang kaya
Keangkuhan klasik anak manusia
Pahlawan karbitan
Pahlawan pabrikan

9 Maret 2005
Melepas sahabat ke Ibu Kota

Tidak ada komentar:

Posting Komentar