Ketika bulan bercakap dengan bidadari
Hatiku tertanam dalam samudera imaji sunyi
Mencoba menelanjangi jiwa
Melepaskan balutan raga
Mengecap lezatnya jelaga
Berkelana…
Kekuasan mahkota malam berdiri diseberang jalan
Separuh nyawaku tertanam ditepian
Menyapa kegelisahan
Mengusap peluh ketakutan
Mendendangkan simfoni pagi
Dalam balutan elegy esok hari
Ribuan rangkaian bunga duka cita
Menghiasi pelataran asa
Terpampang di depan mata
Sukma mencubit bibir tua
Mengajak jiwa tuk kembali tertawa
Tinggalkan kelelahan raga yang terbius sisa cerita surga
Raga menolak berbicara
Hanya mampu menganga
Gelap menolak memberikan cahaya
Malah ajukan panas neraka
Inginku kembalikan dunia nyata
Tuk warnai hari-hari bahagia
Sadarkan asa yang terkoyak luka
Agar duniaku kembali berwarna
8 Maret 2006
The Buthek Day
Tidak ada komentar:
Posting Komentar