My Picture

My Picture
Sillent

Sabtu, 13 Maret 2010

SEPERTI KEKASIHKU

Engkau Seperti Kekasihku Yang Dulu
Sungguh Hadirmu Menyejukkan Risau Jiwaku
Begitu Lekatnya Perasaanku Ini Padamu
Hingga Anganku Ku Sandarkan Padamu

Memang Gerakmu
Memang Langkahmu
Mengingatkan Aku Pada Dirinya
Yang Telah Berlalu
Ingin Ku Menyangkal
Ingin Ku Membantah
Betapa Pesona Dirimu Mengikat Erat Jiwaku

Mungkin Terbuai
Mungkin Aku Terlena
Ada Keinginan Yang Tak Tentu Arah
Engkau Tercipta Bukan Untuk Bersama
Biar Ku Nikmati Kerinduan Ini

Memang Langkahmu
Memang Gerakmu
Mengingatkan Aku Pada Dirinya
Yang Telah Berlalu
Ingin Ku Menyangkal
Ingin Ku Membantah
Betapa Pesona Dirimu Mengikat Erat Jiwaku

Maafkan Aku
Yang Selalu Teringat Akan Dirinya
Menggugah Segala Yang Ada Dalam Anganku
Sedapatnya Aku Menepis Keinginan Itu
Ku Harap Engkau Dapat Memaafkanku

Apa Yang Terpancar Dari Dalam Hati
Tak Dapat Aku Bantah
Tak Mampu Ku Singkirkan
Sesungguhnya Aku Sangat Ingin Melupakan
Ingin Ku Melupakan
Ingin Ku Melupakan

Engkau Seperti Kekasihku Yang Dulu
Sungguh Hadirmu Mengejutkan Risau Jiwaku

Rabu, 10 Maret 2010

WANGI NERAKA

Sekelumit Getir Mendekap Jelita
Mendesir Di Tumpukan Jasad Tak Berupa
Menyerebak Anyir Terseret Arus Niagara
Menghujam...
Mencipta Pelangi Dalam Percik dan Gemericik Laknat
Tak Betah Menunggu Malaikat Pencabut Nikmat
Melayang-layang Di Tengah Muara
Bermain-main Nyawa
Riak Gelombang Mengantar Doa
Menyeberangi Surga
Mengetuk Pintu Neraka
Hadirkan Sebongkah Selimut Raga
Yang Akan Tersiksa
Memburu Nafas Nasfu Yang Membiru
Terengah Di Balik Kelambu
Mengeluh Syahdu...
Mendesah Bidadari Mengayunkan Belati
Mencabik Cinta Suci Berbingkai Birahi
Tak Henti...
Hingga Luka Hati Terobati
Panas Dosa Dalam Cawan Asmara
Tak Mampu Letih Menindih
Tak Gentar Api Menyambar
Sesumbar...
Tak Berampun
Terus Mengayun...

GUNDAH

Gerah
Menjamah
Tonggak Galah
Menengadah
Gundah
Marah
Merah
Darah
Aku....
Muntah
Tak Ramah
Ingin Ku Bantah
Tapi Aku....
Kalah
Di Ujung Salah
Di Temani Sajadah

GEMERETAK KALBU

Kembali Aku Menemukanmu...
Kembali Aku Kehilanganmu...
Deras Rinai Air Mata Menyeruak
Menginjak..
Terisak..

Kembali Aku Menemukanmu..
Tertawa Di Ujung Nirwana

Kembali Aku Kehilanganmu..
Terbalut Kabut Sutra Biru Ungu
Di Balik Kelambu

Habiskan Kepekaan Mata
Keringkan Baris Alis Jiwa
MengirisAsa

Melantangkan Sejuntai Doa
Inginkan Engkau Di Surga
Berbaur bersama Bidadari
Yang Aku Cinta


Disana...
Aku Kembali Akan Menemukanmu...
Di Sini..
Aku Kehilanganmu...